
Asetat adalah serat semi-sintetis yang berasal dari serat alami (biasanya dari serat stapel kayu atau kapas) yang diproses untuk membentuk serat asetat. Komponen tekstilnya meliputi pencahayaan umum, tekstur lembut yang unik, tekstil untuk tekstil, tekstil untuk produksi, wewangian, pakaian berkualitas tinggi, penyesuaian dan produk-produk tujuan khusus lainnya. Komponen utama serat asetat adalah selulosa asetat, dan gugus hidroksil dalam strukturnya digantikan oleh gugus asetil. Menurut tingkat asetilasi, itu dapat dibagi menjadi:
Diacetate (asetat sekunder): Tingkat asetilasi adalah 74%-92%, yang banyak digunakan dalam pakaian dan tekstil rumah.
Triasetat (asetat primer): Tingkat asetilasi melebihi 92%, dan lebih tahan panas dan cocok untuk pakaian kelas atas dan penggunaan industri.
Fitur utama
Tekstur sutra: kilau lembut, sentuhan lembut, sering digunakan untuk kain sutra imitasi.
Tirai yang sangat baik: Membuat garis pakaian halus, cocok untuk membuat rok, gaun, dll.
Hypoallergenic: Cocok untuk kulit sensitif dan lebih kecil kemungkinannya menyebabkan iritasi kulit.
Higroskopisitas sedang: higroskopisitas yang lebih baik daripada serat sintetis, nyaman dipakai.
Properti Antistatik: Tidak mudah untuk menyerap debu, mengurangi fenomena pakaian yang menempel pada kulit.
Biodegradable: lebih ramah lingkungan daripada serat sintetis murni.
Proses produksi
Persiapan Bahan Baku
Ekstraksi selulosa: Memurnikan selulosa dari pulp kayu atau linter kapas, menghilangkan kotoran seperti lignin
01
Reaksi asetilasi: Selulosa bereaksi dengan anhidrida asetat dengan adanya katalis (seperti asam sulfat) untuk menghasilkan selulosa asetat.
02
Cetakan pemintalan
Dissolving Glue: Melarutkan selulosa asetat dalam aseton untuk membentuk larutan pemintalan.
Dry Spinning: Larutan pemintalan diekstrusi melalui spinneret, dan aseton menguap di udara panas untuk membentuk filamen kontinu.
Pembentukan derek: Beberapa filamen dibundel menjadi derek, dan fluffiness meningkat melalui proses crimping.
03
Pasca-pemrosesan
Mencuci dan Mengeringkan: Hapus pelarut kimia residual.
CUT (Opsional): Proses menjadi serat pendek atau pasokan langsung dalam bentuk TOW sesuai dengan permintaan.
Kemasan: Kemas produk jadi untuk digunakan oleh perusahaan tekstil hilir atau filter material.
04
Karakteristik kinerja
Sifat fisik
Kekuatan: 1.2–1.4 g/denier, sedang, cocok untuk penggunaan tekstil.
Perpanjangan: 25–45%, memberikan kain elastisitas yang baik.
Kepadatan: 1,32 g/cm³, lebih ringan dari serat sintetis seperti poliester.
Titik lebur: sekitar 260 derajat (triasetat lebih tahan panas)
Sifat kimia
Resistensi pelarut: larut dalam pelarut organik seperti aseton dan kloroform, tahan terhadap asam lemah dan basa lemah.
Dyeability: Mudah diwarnai dengan pewarna dispersi, warna -warna cerah.
Sifat termal dan listrik
Stabilitas termal: Titik pelunakan serat diasetat adalah sekitar 175 derajat, dan serat triasetat dapat mencapai lebih dari 300 derajat.
Konduktivitas termal rendah: retensi kehangatan yang baik, cocok untuk kain musim dingin.

Tag populer: Tow serat asetat, produsen serat serat cina asetat, pemasok, pabrik, agen perawatan untuk derek asetat, Spesifikasi Teknis Tow Asetat, Tow asetat yang dikemas, Tow asetat yang dibuat sesuai pesanan, tren pengembangan derek asetat, Sifat fisik derek asetat


